Kubutumbuhan?
Akhir Desember 2003 Kebetulan saat itu ada jambore VW di Bali.Kami sekeluarga saat ini keluarga kami sudah bertambah satu orang karena adik saya Piping sudah menikah.Kami berangkat berenam yaitu Bapak,Mak Nyak,Uus,Piping,Budi(suami Piping) dan Iyut.Kami putuskan untuk berangkat lebih awal dari rombongan vw Yogyakarta karena kami akan mengambil jalur selatan selatan yaitu melewati Wonosari,Pracimantoro,Pacitan,Trenggalek,Blitar,Lumajang,Jember,Banyuwangi.Ini memang perjalanan wisata jadi kami sengaja singgah di tempat tempat wisata dan sanak saudara yang kebetulan kita lewati.Karena memang kami tidak ada target waktu untuk sampai di pulau Bali.Disini perjalanan sangat mengasikan apalagi jalur Pacitan-Trenggalek pemandangannya sangat bagus.Kombi kami mengalami masalah sedikit di jalan yaitu bunyi krek krek krek setiap roda berputar tapi tidak membuat roda seret.Kita coba cari penyebabnya kelihatannya di dalam tromol roda belakang sebelah kiri,karena tidak membawa kunci tromol akhirnya kita cari bengkel karena takutnya kalau itu nanti mengganggu fungsi rem.Setelah di bongkar ternyata hanya plat penutup tromol kena batu yang memang banyak bebatuan longsor di jalan menuju Pacitan.Sehingga penutup itu bergesekan dengan tromol dan menimbulkan bunyi.
Akhirnya sampai juga kita di Pulau Dewata,setelah mengunjungi Jambore VW di Kuta Galeri kamipun melanjutkan berkunjung ke beberapa tempat wisata antara lain Sangeh,Ubud,Tanah Lot,Kuta,Pasar Sokowati,Pasar Badung.Setelah puas beberapa hari mengelilingi tempat di Bali akhirnya kita pulang tapi melewati jalur utara sebelumnya kita singgah dulu ke danau Kintamani,Istana Tampak Siring setelah itu kita turun melewati Kubutumbuhan (kalau tidak salah,karena menurut kami namanya antik).Perjalanan di lanjutkan melewati pesisir pantai utara ada pantai yang sangat bagus disini namanya pantai Lovina,kata orang daerah situ bila kita sedang beruntung bisa melihat ikan lumba-lumba tapi saat itu kami menunggui berjam jam tidak menemui.Wah kurang beruntung nih kita..
Ada sesuatu yang berbeda di daerah pesisir utara di bandingkan dengan pesisir selatan karena kebudayaan dan kepercayaan yang dianut penduduk di sekitar sini dipengaruhi oleh kebudayaan Madura.Karena kalau melewati daerah ini terasa bukan di Bali.Kalau pesisir selatan kita sering menjumpai Pura dan arsitektur Hindu Kuno kalau didaerah pesisir selatan kita akan sering menemukan Masjid.Ini merupakan wujud keberagaman di bumi Nusantara.
Senin, 17 Desember 2007
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar