Jumat, 21 Desember 2007

CIDOMO


(malang)



Cidomo
Juli 2007,Menurut saya dari sekian perjalanan boleh dikatakan inilah perjalanan yang paling “gila” (maaf kalau salah dalam memilih kata karena saya kesulitan mencari kata yang tepat)
Perjalanan ini disponsori penuh oleh tiga keluarga(om Sulis,bulik Tiwi,mas Sony) yang kebetulan adalah saudara kami dari Jakarta yang ingin mencicipi perjalanan jauh dengan kombi.Jadi kami dari Jogja hanya ditugaskan menyiapkan 3 kombi dan drivernya saja.(delapan enam komandan)
Masalahnya di rumah hanya ada dua kombi,karena kebaikan hati dari pak Joni yang bersedia meminjamkan kombi sekalian drivernya saudara Daim akhirnya siap sudah masalah kendaraan,thanks pak Joni thanks Daim.
(pak komandan perjalanan,senam pagi ya dan?)

Rombongan seluruhnya 15 orang.Setelah menyiapkan perbekalan di kota Solo akhirnya kita berangkat pukul 19.00wib dengan tujuan pertama kota Malang.Kami sampai di Malang kira-kira pukul 04.00 kita menuju ke Selekta disana kita istirahat sebentar sambil mengeluarkan perbekalan tidak lupa Pop-mie dan Kopi.Pagi hari di halaman parkir bus ada kegiatan senam aerobic karena pas hari Minggu lumayan juga bisa cari keringat dan badan jadi sedikit hangat.Setelah agak siang perjalanan dilanjutkan ke Agrowisata daerah Batu,sayang apelnya sedang tidak berbuah.Pukul 12.00 kita baru masuk hotel untuk istirahat.Paginya kita memanfaatkan fasilitas yang ada di hotel antara lain kita main volley pantai,sepak bola dan renang mengasyikan juga.
Menjelang siang perjalanan dilanjutkan dengan tujuan langsung Banyuwangi dan diputuskan untuk melewati Jember.
Masih di daerah Malang kombi yang saya bawa mengalami kendala di dynamo ampere.Kebetulan salah satu kombi ada yang memakai aki doble jadi setiap habis kami melakukan penggantian aki.Masalah timbul saat jalan malam karena dynamo ampere sama sekali tidak mengisi dan ini menyebabkan cepat habis apabila lampu dinyalakan.
Akhirnya kami putuskan untuk tidak menyalakan lampu dengan sarat harus menempel pada kombi yang pertama.
Di jalan kami mengalami kendala sedikit karena mobil kami bersenggolan dengan bus jurusan Jember-Banyuwangi.
Akhirnya kami sampai juga di pulau Bali dengan tujuan pertama ke Pantai Kuta walau tanpa lampu di malam hari.



(kopi,kopi......)









(14 roses,legian)
Setelah beristirahat sebentar tak terasa fajar mulai menyingsing di ufuk timur.Pemandangan sungguh indah di pantai Kuta saat pagi hari.Banyak orang beraktifitas antara lain jogging,qapuera,sepak bola,volley dll.Yang asyik disini ada penjual nasi bungkus yang dibawa naik sepeda harganya cuma Rp.3000,-
Setelah beristirahat dan tidur-tiduran di sekitar pantai,akhirnya kita masuk hotel di jalan Legian sekitar pukul 13.00wita.Pada malam hari di jalan Legian ini sangat padat oleh kendaraan dan turis yang berlalu lalang (di dominasi oleh turis mancanegara)
Setelah satu malam di Legian akhirnya perjalanan dilanjutkan ke Pulau Lombok.Sampai di Pelabuhan Padang Bai kira-kira pukul 12.00wita,ternyata penyeberangan ke pulau Lombok membutuhkan waktu yang lama kira-kira 5jam sekalian antriannya.Setelah turun di Pelabuhan Lembar segera kita menuju kota Mataram,disini kita menyiapkan perbekalan dan tidak lupa kita mencicipi Ayam Taliwang yang terkenal itu.
Setelah perbekalan dirasa cukup akhirnya kita berangkat menuju sekitar pantai Senggigi.Untuk menghubungi pihak hotel,ternyata kita udah ditunggu di pelabuhan penyeberangan.Akhirnya jam 20.00 kita menyeberang menuju Gili Trawangan agak terlalu kemalaman sebenarnya.Karena kita tidak bisa menikmati pemandangan yang ada.Disini mobil kita titipkan ke penduduk sekitar yang memang menyewakan tempat untuk parker sepeda motor.Karena di pulau Gili tidak ada satupun kendaraan bermotor dimaksudkan untuk menjaga keasrian pulau itu.
(selamat pagi gili)








Setelah sampai di pulau Gili karena barang bawaan kita banyak maka dibutuhkan Cidomo untuk mengangkutnya ke hotel Dream Drivers.Cidomo merupakan kendaraan andalan untuk menggantikan kendaraan bermotor,yaitu singkatan dari CIkar DOkar MObil.Setelah satu malam istirahat akhirnya pagi harinya kita jalan-jalan di sekitar hotel.Ada juga yang menyewakan sepeda kalau mau berkeliling agak jauh satu jamnya Rp.10000,-.Setelah agak siang kita semua naik kapal menuju pulau Gili yang lain yaitu ada Gili Meno dan Gili Air kita menggunakan kapal glass bottom yaitu kapal yang dasarnya kaca sehingga kita bisa menikmati kehidupan di dasar laut.Tidak lupa juga kita membawa peralatan untuk snorkling.Setelah puas berkeliling akhirnya kita makan siang di Gili Air disini suasana masih sangat alami sekali karena belum ada hotel didirikan disini.Setelah sore kita kembali ke hotel di Gili Trawangan.Disana kita menikmati suasana hotel dengan berenang di kolam yang disediakan pihak hotel sambil menikmati Junggle Juice….



























(the tree mas"drivers")








Malamnya kita menikmati makan malam di pinggir pantai ditemani lampu remang remang dengan menu sea food,wou keren…
Mungkin bagi anda yang suka kehidupan malam disinilah tempatnya karena setiap hari disini ada party yang tempatnya bergiliran di hotel atau café yang ada di situ,kata turis yang disitu pulau ini mempunyai julukan party island,yang menarik disini adalah tidak adanya polisi yang mengawasi tetapi suasana tetap aman dan tidak ada keributan.
Pagi hari kita persiapan untuk kembali ke pulau Dewata,tapi tidak lupa sebelumnya kita menikmati sunrise di pinggir pantai Gili Trawangan,matahari pagi di Gili Trawangan terakhir bagi kami.Kami tidak menyianyiakan moment ini tentunya,selamat tinggal Gili,selamat tinggal Cidomo.















(kembali ke tempat duduk semula.......,selamat tinggal gili) tour : vw-indonesiaSampai di Bali kita bergabung dengan rombongan VW dari Yogyakarta,yang tidak lupa sebelumnya kita memesan orang Jogja untuk dibawakan dynamo ampere untuk mengganti milik kita yang mengalami masalah.Sebelum berangkat ke lokasi jambore di daerah Gianyar kita sempatkan dulu untuk berkunjung ke tempat wisata di sekitar Denpasar.Beruntung bagi kita karena saat itu bersamaan dengan hari raya Galungan jadi dimana mana banyak orang memakai pakaian adap untuk melakukan upacara.Hal ini tentunya menambah kentalnya suasana pulau Bali saat itu.Setelah dua malam di Denpasar kita kembali ke pulau Jawa tapi perjalanan belum selesai.Dengan memanfaatkan sisa sisa tenaga yang ada kita putuskan untuk menuju Gunung Bromo.Kita sampai lereng gunung kira kira pukul 02.00.Karena medan yang tidak memungkinkan untuk membawa kombi sampai Penanjakan akhirnya kami harus ganti kendaraan dengan mobil yang memakai double gardan.Penduduk sana banyak sekali yang menyewakan kendaraan tersebut dengan driver tentunya.Akhirnya kami sampai Penanjakan kira-kira pukul 04.00,disini hawanya sangat dingin sekali mencapai 7 derajat celsius.Akhirnya kami menunggu terbitnya matahari dari tempat ini.Setelah itu perjalanan dilanjutkan menuju ke kawah Gunung Bromo disini pemandangan sangat indah sekali dengan adanya hamparan pasir yang sangat luas.Setelah agak siang akhirnya kita kembali menuju Yogyakarta.Sungguh merupakan perjalanan wisata yang sangat panjang dan mengasyikan.Perjalanan ini juga didukung oleh volkswagen club yogyakarta dan vw-indonesia atau volkswagen indonesia.







































































































2 komentar:

Anonim mengatakan...

bagus n menarik ...........

Anonim mengatakan...

foto sore hari yg di pantai apik.pake fuji finepix SLR ya?