Senin, 17 Desember 2007

Kruk as


Kruk as

Bulan Juli 2002,kami berempat ke Bengkulu lagi tapi membawa kijang.Untuk menjenguk kakak yang habis melahirkan atau cucu pertama bagi bapak dan mak nyak.Karena disana si kombi tidak merasa di habitatnya (tidak ada teman,onderdil susah,bengkel apalagi)akhirnya kami bertukar guling antara kijang dan kombi.Inilah awal yang membuat selama ini bapak menjadi addict sama kombi.Akhirnya si kombi diboyong kembali ke Yogyakarta,tapi karena kombi habis di bongkar oleh bengkel truk di Bengkulu kami mengalami kendala di Lampung.Karena baut roda gila ke kruk as kendor dan mengakibatkan dudukan spi menjadi longgar dan ini harus dicarikan onderdil kalau menunggu dari Jakarta membutuhkan 2 hari.Sebelunya kami dibantu oleh bengkel vw di Lampung yaitu namanya pak Jiwi,kami dikenalkan dengan mas Antok orang vw Lampung.Setelah itu kami putuskan untuk meninggal kombi itu di Lampung dan mengambil mesin dari Jogja.Sesampainya di Jogja kami kirim mesin lewat bus Maju Lancar di pool bus daerah Gunung Sugih.
Kami berangkat belakangan setelah sampai di Lampung kami berdua (Koko dan Uus) sangat dibantu oleh mas Antok karena kami diantar untuk ambil mesin ke pool bus dan ditunggui waktu bengkel di bawa kerumahnya dan mencicipi pecel madiunnya serta dikenalkan dengan dedengkot vw di kota Lampung yaitu bang Zul.
Akhirnya kombi itu bisa kembali lagi ke Yogyakarta,thanks mas Tok, thanks bang Zul.

Tidak ada komentar: